Dorong Lingkungan Kerja Aman, Bawaslu Tulungagung Hadiri Launching Pokja PPKS Jawa Timur
|
Tulungagung — Bawaslu Kabupaten Tulungagung mengikuti peluncuran Kelompok Kerja Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Pokja PPKS) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur secara daring melalui Zoom pada 8 Maret 2026. , kegiatan ini di ikuti oleh seluruh jajaran pimpinan Bawaslu kabupaten Tulungagung beserta staf secretariat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur A. Warits, Anggota Bawaslu Jawa Timur Eka Rahmawati selaku Ketua Pokja PPKS, Dewita Hayu Shinta, serta narasumber Saiful Jihad.
Dalam sambutannya, Eka Rahmawati menjelaskan bahwa pembentukan Pokja PPKS berlandaskan kebijakan Bawaslu RI sebagai upaya membangun rasa aman dalam bekerja. Ia menegaskan bahwa setiap individu berhak untuk terbebas dari segala bentuk kekerasan, khususnya di lingkungan kerja Bawaslu Jawa Timur.
“Pembentukan Pokja PPKS ini menjadi langkah strategis untuk memastikan adanya mekanisme pencegahan dan penanganan kekerasan seksual yang efektif, sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi semua,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Jawa Timur A. Warits dalam arahannya menekankan pentingnya perspektif kemanusiaan dalam melihat isu kekerasan seksual. Ia menyampaikan bahwa isu gender tidak semata-mata berbicara tentang laki-laki dan perempuan, tetapi lebih luas menyangkut nilai-nilai kemanusiaan.
“Isu gender bukan hanya soal laki-laki dan perempuan, tetapi tentang kemanusiaan. Oleh karena itu, kita harus membangun kesadaran bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang menghormati martabat setiap individu,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty yang meresmikan kegiatan menegaskan bahwa kekerasan seksual tidak dapat dipandang sebagai persoalan individu semata, melainkan juga persoalan struktural yang membutuhkan penanganan secara sistematis. Pembentukan Pokja PPKS ini juga merupakan implementasi dari kebijakan Bawaslu RI yang menjadi landasan dalam membangun tata kelola lembaga yang lebih responsif.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Tulungagung menunjukkan komitmennya dalam mendukung implementasi kebijakan Bawaslu RI serta memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kerja, demi terciptanya lembaga yang aman, inklusif, dan berintegritas.