Tingkatkan Partisipasi Politik, Bawaslu Tulungagung Sambangi SMAN 1 Boyolangu
|
Tulungagung — Bawaslu Kabupaten Tulungagung melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Partisipasi Politik dan Pemilih Pemula” kepada para siswa SMAN 1 Boyolangu pada 11 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di Masjid SMAN 1 Boyolangu dan dihadiri oleh ratusan siswa sebagai calon pemilih pemula pada Pemilu mendatang.
Dalam sambutannya, Kepala SMAN 1 Boyolangu, Bapak Subagas, S.Pd, menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Tulungagung atas kesediaannya hadir memberikan wawasan dan pemahaman terkait pentingnya persiapan menghadapi Pemilu.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membekali para siswa sebagai calon pemilih baru.
“Partisipasi dalam Pemilu bukan sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk nyata bagi kemajuan bangsa. Semoga dengan adanya kegiatan ini seluruh siswa dapat memahami pentingnya peran mereka,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi diisi oleh Ketua Bawaslu Tulungagung, Pungki Dwi Puspito, dan Anggota Bawaslu, Roudhotul Muttaqin, yang menyampaikan sejumlah materi terkait kepemiluan dan peran generasi muda.
Pada penyampaian materi pertama, Pungki Dwi Puspito menyoroti pentingnya memahami aturan Pemilu, termasuk tindakan-tindakan yang berpotensi menjadi pelanggaran. Ia mencontohkan pelanggaran yang kerap melibatkan pelajar, seperti vandalisme atau perusakan terhadap Alat Peraga Kampanye (APK).
Pungki menegaskan bahwa APK dilindungi oleh undang-undang, dan tindakan perusakan dapat dikenai sanksi pidana.
Sementara itu, pada sesi berikutnya, Roudhotul Muttaqin (Edrus) menambahkan bahwa peran generasi muda akan sangat menentukan arah politik Indonesia di masa mendatang.
Ia menyampaikan bahwa pada tahun 2029 dan 2031, komposisi pemilih diperkirakan akan didominasi oleh generasi muda atau pemilih pemula hingga mencapai 65%.
“Arah kebijakan dan peta politik, khususnya di Kabupaten Tulungagung, sangat ditentukan oleh generasi muda saat ini. Karena itu, kesadaran politik sejak dini penting agar mereka dapat berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Tulungagung berharap para siswa memahami pentingnya menjadi pemilih yang cerdas, aktif berpartisipasi, serta ikut menjaga integritas proses demokrasi di Indonesia.