Lompat ke isi utama

Berita

Eko Sasmito: Pelanggaran Pemilu 2024, Ada Kaitannya Dengan Lemahnya Literasi Demokrasi

Bawaslu Tulungagung

Saat pemaparan materi penguatan kelembagaan

Tulungagung, 7 Oktober 2025 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan dengan subtema “Literasi Demokrasi Bawaslu Tulungagung” di Azana Style Hotel, Selasa (07/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 70 tamu undangan yang berasal dari berbagai unsur, seperti organisasi masyarakat, instansi pemerintah, media, serta kalangan akademisi dari beberapa universitas di Kabupaten Tulungagung.

Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber pengamat pemilu Eko Sasmito. Dalam pemaparannya, Eko menyoroti berbagai bentuk pelanggaran yang masih terjadi dalam Pemilu 2024.

“Pelanggaran seperti politik uang, ketidaknetralan ASN, hingga pelanggaran administrasi masih menjadi catatan penting dalam penyelenggaraan Pemilu 2024. Hal ini menunjukkan perlunya pengawasan yang lebih kuat dan kolaboratif antara Bawaslu, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya,” ujar Eko Sasmito.

Ia juga menekankan pentingnya literasi demokrasi dalam membangun kesadaran politik masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh praktik politik yang tidak sehat. Menurutnya, penguatan kelembagaan Bawaslu harus berjalan beriringan dengan peningkatan partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya proses demokrasi.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Bawaslu Tulungagung untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan mendorong sinergi pengawasan partisipatif menuju penyelenggaraan pemilu yang lebih berintegritas, transparan, dan berkeadilan.

 

 

 

Penulis dan foto: fauzi 

Editor: Humas Bawaslu Tulungagung