Bawaslu Tulungagung Jalin Sinergi dengan Bakesbangpol untuk Penguatan Pendidikan Politik Pasca-Pemilu dan Pilkada
|
Tulunganagung, 23 September 2025 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulungagung melakukan audiensi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Tulungagung, Senin (23/9). Audiensi ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program pendidikan politik dan demokrasi pasca-tahapan Pemilu dan Pilkada.
Ketua Bawaslu Tulungagung, Pungki Dwi Puspito, bersama Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Roudhotul muttaqim, hadir langsung dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Bakesbangpol Tulungagung. Rombongan diterima oleh Kepala Bakesbangpol Tulungagung, Agus Prijanto Utomo, SE
Dalam audiensi tersebut, Ketua Bawaslu Tulungagung, Pungki Duwi Puspito, menyampaikan pentingnya sinergi antar lembaga pemerintah daerah dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat, khususnya setelah berakhirnya tahapan Pemilu dan Pilkada. Menurutnya, pendidikan politik masyarakat tidak boleh berhenti pada saat pemilu selesai, melainkan harus terus berlanjut agar partisipasi publik semakin berkualitas.
“Bawaslu ingin terus berkolaborasi dengan Bakesbangpol dalam memperkuat program pendidikan politik, sehingga masyarakat memiliki kesadaran berdemokrasi yang lebih matang dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Tulungagung, Agus Prijanto Utomo, menyambut baik inisiatif Bawaslu dan menegaskan komitmen pihaknya untuk bersinergi. Ia menyebutkan, kerja sama ini sejalan dengan tugas Bakesbangpol dalam menjaga stabilitas politik, memperkuat wawasan kebangsaan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.
“Kami menyambut baik langkah Bawaslu. Kolaborasi ini sangat penting agar pendidikan politik dapat menjangkau berbagai elemen masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai demokrasi di Tulungagung,” terang Agus.
Dalam kesempatan yang sama, Roudhotul Muttaqin menambahkan bahwa Bawaslu tidak hanya berperan dalam pengawasan saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan masyarakat memahami arti penting demokrasi yang sehat.
“Pengawasan bukan hanya soal menindak pelanggaran, tetapi juga mendorong kesadaran politik masyarakat agar lebih aktif, kritis, dan tetap menjaga persatuan pasca pemilu maupun pilkada. Inilah yang ingin kami sinergikan bersama Bakesbangpol,” jelas Roudhotul.
Beliau juga berharap, Bakesbangpol sebagai satu lembaga pemerintah di tingkat daerah yang memiliki tugas utama untuk melaksanakan urusan pemerintahan di bidang kesatuan bangsa dan politik, seperti menjaga kerukunan sosial, membina ideologi Pancasila, mengelola kehidupan politik dalam negeri, serta melaksanakan kewaspadaan nasional dan penanganan konflik sosial, mampu memfasilitasi dan memberi ruang tambah bagi Bawaslu bersama beberapa stekholder dan komponen pemuda dan mahasiswa yang ada di Tulungagung untuk duduk bersama membahas isu-isu kebangsaan dan politik.
Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk menindaklanjuti kerja sama melalui program-program konkret di bidang pendidikan politik dan penguatan demokrasi di masyarakat.
Penulis : Fauzi Roansyah
Editor : Roudhotul muttaqim