Bawaslu Tulungagung Hadiri Rakor Rencana Aksi Penguatan Kelembagaan di Kota Madiun
|
Tulungagung, 16 Oktober 2025 – Jajaran pimpinan Bawaslu Kabupaten Tulungagung menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penilaian dan Verifikasi Implementasi Rencana Aksi Penguatan Kelembagaan yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur, bertempat di Kantor Bawaslu Kota Madiun Jl. Udowo No.1, Oro-oro Ombo, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur 63117 pada 16–17 Oktober 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh delapan Bawaslu Kabupaten/Kota yang menjadi pilot project penguatan kelembagaan, dengan turut menghadirkan Ketua, Anggota, serta Koordinator Sekretariat (Korsek) atau Kepala Sekretariat (Kasek) dari masing-masing daerah.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur, A. Warits, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian penguatan kelembagaan yang telah dilakukan di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur.
“Setelah pelaksanaan rakor ini, Bawaslu diharapkan dapat menindaklanjuti rencana aksi berikutnya dari hasil kegiatan tersebut, terutama bagi daerah yang menjadi pilot project atau percontohan. Ini menjadi dasar bagi kita untuk menyempurnakan berbagai kekurangan atau kelemahan dari pelaksanaan Pemilu dan Pilkada sebelumnya,” ujar Warits.
Dari hasil diskusi dan pemaparan, Ketua Bawaslu Kabupaten Tulungagung, Pungki Dwi Puspito, menyampaikan bahwa Tulungagung sebagai salah satu pilot project akan terus menindaklanjuti hasil rakor ini, khususnya dalam pengembangan Penguatan Kelembagaan sub-tema Literasi Demokrasi.
“Giat literasi demokrasi tidak bisa dilakukan hanya sekali, tetapi harus secara berkelanjutan. Kami berfokus pada pemilih pemula di tingkat SMA/SMK yang pada Pemilu mendatang sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Setelah melakukan kerja sama melalui MoU atau PKS dengan dinas pendidikan, kami berupaya memberikan wawasan tentang pentingnya demokrasi di negara kita,” jelas Pungki.
Selain memberikan edukasi demokrasi, Bawaslu Tulungagung juga akan melakukan MOU dengan dinas Pendidikan dan melakukan survei dengan menyebarkan kuesioner kepada para pelajar untuk mengukur sejauh mana tingkat kepedulian mereka terhadap partisipasi dalam proses demokrasi.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Tulungagung berkomitmen memperkuat kelembagaan pengawasan pemilu sekaligus menumbuhkan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.
Penulis :Humas BawasTA