Bawaslu Tulungagung Dukung Kebaya
|
Kebaya bukan sekadar diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda, tetapi juga sebagai identitas, semangat dan wujud cinta Perempuan Indonesia. Dengan Selasa berkebaya, Bawaslu se-Jawa Timur hendak merawat dan menggali spirit warisan masa lalu untuk dihadirkan kembali dalam semangat pengawasan hari ini dan nanti.
Bawaslu Kabupaten Tulungagung pun juga ikut berpartisipasi dalam rangka mendukung dan melestarikan Kebaya sebagai cermin identitas, budaya, dan nilai-nilai lokal. Kebaya sendiri sering dikaitkan dengan keanggunan, keindahan, dan kedudukannya sebagai pakaian formal atau resmi, terutama dalam acara adat, pernikahan, dan perayaan budaya. Dalam konteks sosial, kebaya melambangkan rasa hormat, sopan santun, dan martabat perempuan yang mengenakannya.